Rabu, 24 Oktober 2012

Spring in London by Ilana Tan

0 komentar

 

Hah, akhirnya selese juga baca nih novel. Cukup tau, endingnya cukup bikin geregetan, padahal novel ini adalah novel terakhir Ilana Tan dalam tetralogi empat musimnya. Dan buat memenuhi janjiku dipostingan sebelumnya, ini dia reviewku! Here’s it!

Spring in London by Ilana Tan

Judul : Spring in London
Pengarang : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2010
Tebal : 240 Halaman
ISBN : 978-979-22-5376-4
Harga : Rp. 42.000,00

My rating : ✿✿✿✿✿

Cerita ini bermula pada pembuatan video musik penyanyi Korea—Jung Tae Woo yang merupakan tokoh utama novel “Summer in Seoul”—yang mempertemukan Jo In-Ho—yang merupakan artis Korea yang terkenal dan lebih dikenal dengan nama Danny Jo—dengan Naomi Ishida—yang merupakan saudara kembar Keiko Ishida pada novel “Winter in Tokyo”. Selama pembuatan video musik itu Danny Jo selalu mencoba bersikap ramah, sopan, dan menyenangkan, tetapi tidak dengan Naomi yang selalu bersikap dingin, acuh, dan menjauhi Danny Jo seperti wabah penyakit.
Alis Danny terangkat dan ia tersenyum tipis. “ Kau tidak membenciku, tapi juga tidak suka padaku.” Ia menghela napas sejenak, lalu bertanya, “Apakah kau takut padaku?”
                Danny tidak pernah gentar untuk mencoba mendekati Naomi walaupun Naomi sama sekali bukan tipenya. Hingga suatu saat Danny berhasil membuat Naomi “mencoba” untuk berteman dengan Danny. Usaha Danny tak sia-sia, Naomi mulai luluh pada Danny dan hal tersebut sangat mendapat dukungan temen-teman satu flat Naomi, kecuali Miho—salah satu teman Naomi yang menyukai Danny.
              Danny kembali mengenang pertemuan pertamanya dengan Naomi. “Awalnya dia terlihat sangat dingin dan sulit didekati. Tapi kalau kau berhasil mendekatinya dan mengenalnya lebih baik, kau akan tahu bahwa dia sebenarnya orang yang menarik. Dan semakin kau mengenalnya, kau akan mendapati dirimu merasa gembira tiap kali kau berada di dekatnya.”
               “Dan, Danny,” kata Naomi lagi ketika Danny hendak menutup telepon, “aku juga senang mendengar suaramu.”
                Yah, mereka berdua akhirnya saling jatuh cinta, tapi tak satupun dari mereka yang mengutarakannya. Alasannya adalah “rahasia gelap” di masa lampau yang bisa saja menghacurkan mereka berdua bahkan orang-orang yang mereka sayangi.
                “Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekaang aku belum mengatakannya karena… yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aaku takut. Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kauberikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Tersenyum padaku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengataannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah di sisiku.”

And for the continue story, read Spring in London… there are some secret and surprising part in this novel :)
---------------------------------------------------------------
Danny Jo / Jo In-Ho

Merupakan seorang aktor terkenal di Korea dan merupakan sahabat dari Jung Tae Woo—seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya—yang merupakan tokoh utama dalam novel Summer in Seoul. Danny—untuk pertamakalinya—bertemu dengan Naomi Ishida saat mereka berdua mendapat job sebagai model video music Jung Tae Woo. Sejak awal Danny memang bersikap ramah kepada Naomi, namun sikap Naomi yang dingin dan misterius justru membuatnya semakin tertarik untuk berteman dengan Naomi.
                Menurutku, Danny Jo adalah laki-laki yang ramah, sopan, humoris, perhatian, dewasa, penyayang, setia, dan dapat mengayomi orang-orang di sekitarnya. Yah, menurutku Ilana Tan memang selalu membuat tokoh utama laki-lakinya menjadi lelaki idaman wanita. Yah, sifat-sifat itu memang tergambar jelas pada novel ini, seperti saat Danny secara diam-diam mengikuti Naomi karena ia tidak mau di antar pulang walaupun malam sudah larut. Betapa setianya Danny selama 2 tahun menunggu Naomi  dan masih banyak bagian-bagian lain yang ga kaalah serunya.

Naomi Ishida

                Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya, Naomi adalah seorang model—dan  merupakan saudara kembar Keiko pada novel Winter in Tokyo. Naomi memang orang yang dingin dan tidak mau berurusan banyak dengan laki-laki—yah laki-laki manapun. Alasannya adalah rahasia gelap di masa lalunya yang begitu menekan dan menyiksanya.
                Menurutku—dan mungkin pendapat teman-teman juga—Naomi adalah wanita yang baik, ramah, cerewet, tekun, dan menyenangkan, namun karena skandal masa lalunya Naomi terlihat lebih suka menutup diri dengan sikapnya yang dingin.
-------------------------------------------------------------
                Yah, novel terakhir dalam tetralogi empat musim milik Ilana Tan. Dari keempat novel yang aku baca, Ilana Tan hobi banget nulis kisah yang berhubungan dengan kejadian dan rahasia-rahasia di masa lalu, ya engga apa-apa sih, mungkin itu memang karakteristiknya Ilana Tan kali ya. Oke buat novel ini covernya soft banget diliatnya dan buat keseluruhan ceritanya emang—seperti biasanya—keren banget, walaupun endingnya ngegemesin dan bikin geregetan. Oh iya, di novel ini juga beberapa kali terjadi kesalahan penulisan, mungkin itu karena novel yang aku baca adalah novel cetakan pertama kali ya.  so I give ✿✿✿✿✿/ 5 flowers for this novel:D

Minggu, 21 Oktober 2012

Pasca UTS 1

0 komentar

Aaaaaaaaaaaaaaa lega banget rasanya udah nglewatin UTS dengan—seenggaknya cukup—sukses.

Ah ga ngurusin berapapun nilainya ntar, yang penting aku uda bener-bener niat buat sukses dan dapet nilai yang memuaskan buat UTSnya, uda berdoa supaya Allah memudahkanku dalam mengerjakan soal-soalnya, berusaha belajar as good as possible, dan endingnya pasrahin aja ke Allah SWT, apapun hasilnya ntar, Dia lebih tahu yang terbaik buat kita, so gausah ribet-ribet mikirin hasilnya nanti. Setuju? 

Kayaknya tujuan utama pembuatan blog ini gatot deh—gagal total. Kenapa? Buku catetanku masih aja dipaksa ngadain tour buat difotocopy ke sana kemari, bahkan malem sebelum UTSpun masih aja ada yang ngambil ke rumah buat dicopy. Sampe-sampe buku catetanku bentuknya uda kayak relief Candi Borobudur, gronjal-gronjal, haha. Tapi gapapa, jadi ntar kalo ada yang pinjem buku catetanku lagi biar pada mikir “Wah Ratna rajin banget ya, pasti buku catetannya dibaca mulu tiap hari ampe kayak gini bentuknya.” Tapi yang bikin sebel itu keesokan harinya aku malah pada diejekin! “Na, semalem aku baca catetanmu toh ketawa-ketawa sendiri lho.” “Na, buku catetanmu lucu ya ada gambar-gambarnya.” “Ratna toh buku catetannya dikasi emot-emot.” “Ratna buku catetannya dikasih komen-komen sendiri.” Dan yang paling bikin jengkel itu komen yang ini “Na, itu tulisan yang di bagian atas-atas buku maksudnya apa ya?” sama yang ini “ Eh bukunya Ratna toh ada kata-kata mutiaranya lho!”   

Oke, mungkin buat kalian komen-komennya biasa aja, tapi kalo kalian liat ekspresi mereka ngungkapinnya, wah bikin wajah merah merona! Malu banget! Secara aku emang sering nulis-nulis dan ngegambar-gambar hal-hal ga jelas—apapun itu—yang melanda otakku pas lagi bosen belajar. Hah, sudahlah, bukankah berpahala membuat orang lain tertawa? :)

Oh iya, tentang review Spring in Londonnya Ilana Tan, aku belum bisa posting, soalnya belum kelar bacanya, jangankan kelar, ngebuka lagi aja belum. Mungkin bakal aku posting setelah postingan ini. Hah, sabar sabar ahihihi.

Tentang musim ujan, aku belum sempet main ujan-ujanan, biasanya kalo ujannya sore dan akunya belum mandi, pasti deh tu ujan-ujanan ama tetangga-tetanggaku—yang rata-rata masi SD. Dan nyamuknya… Gilak! Buanyak banget! Kalo nggigit sakit pula :”(  

Dan buat NOAH—hasil metamorfosisnya Peterpan, congrat ya! Separuh Aku-nya sukses banget, tiap hari ada aja yg bikin status, twit, dan bahkan tiap hari ada aja notif “….. is listening NOAH-Separuh Aku” di recently update BBM. Kayaknya emang pas banget ama hati para remaja zaman 2012 yang dipenuhi kegalauan dan korban PHP—termasuk aku, haha. Apa cuma aku yang sampe saat ini belum punya lagu itu di daftar mp3?

Jumat, 12 Oktober 2012

Menjelang UTS 1

0 komentar

Lama ga buka blog nih, lama ga posting juga deh, abisnya gimana, lagi musim ulangan dan tugas seabrek tak henti-hentinya membanjiri meja belajarku. Yah namanya juga pelajar, ya ga?
Gara-gara berbagai macam ulangan dan bertumpuk-tumpuk tugas yang menyita perhatian dan pikiran, yah akhirnya kesehatan pun terabaikan jadinya pilek, batuk, flu, demam, sakit kepala bersatu-padu menyerang benteng pertahanan imunku.
Oh iya, pernah ga sih kalian bingung dengan hati dan perasaan kalian sendiri? Nah itu yang aku rasain akhir-akhir ini.  Dulu aku sering banget ngidolain cowok, eits maksudnya bukan gimana-gimana, hanya sekedar mengidolakan, buat motivasi aja. Tapi akhir-akhir ini aku bingung, kok belum ada satupun cowok yang berhasil ngerebut perhatian dan hati aku. Sebenernya hati aku lagi keluyuran dimana sih, kan ga enak, ntar kalo lagi nyanyi-nyanyi ga tau mau ditujuin ke siapa, kalo mau tidur ga tau mau mikirin siapa dulu sebelum bener-bener merem, sekolah juga rasanya ga ada semangatnya. Eh engga-engga, sekarang udah ada, iyaa, bener hahaha :D
Liat deh widget now readingku, uda berapa minggu coba now readingnya Spring in London mulu, tapi faktanya emang gitu, saking padatnya jadwal seorang pelajar, bahkan cuma buat ngebaca novel setebel 240 halaman perlu waktu berabad-abad. Tapi gapapa deh, lumayan buat bikin senyum-senyum sendiri di sela-sela kepenatan pikiran, tenang ntar kalo udah selese bacanya—entah kapan—pasti tak posting kok reviewnya, ditunggu yaa :)
Oh iya, aku juga mau ngucapin “Selamat datang musim ujaaan!” Kasian banget kan daerah-daerah yang kekeringan, kalo ujan ga turun-turun dari tempat persembunyiannya. Tapi kalo udah dateng, masalah yang bakal—eh udah—muncul adalah nyamuk-nyamuk merajalela—parah banget, kenapa ga punah aja sih. Terus jangkrik dan kodok berkeliaran, becek dimana-mana—dan memaksaku buat nyuci motor terus-terusan. Terus berbagai macam penyakit mulai mengancam—bahkan baru ujan beberapa hari, aku uda pilek gini. Dannn, doaku semoga ga banjir ajadeh O:)
Emmm, Senin besok aku udah mulai UTS, yah jadi kemungkinan besar ga sempet buka blog—apa lagi ngepost—lagi deh, gimanapun juga kan harus fokus belajar dulu. Yah semoga sukses deh, doakan aku yaa, semoga diberi kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dalam mengerjakan UTSnya. Aamiin O:)
Allah Maha Adil.



 

SembilanPuluhSembilanKomaSembilan Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template